Sabtu, 28 November 2015

indahnya berbagi

MAKNA BERBAGI


Makna berbagi
Mencurahkan harta, pikiran, tenaga, bahkan jiwa itulah berbagi. Berbagi adalah cara kita untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Kalau anda ingin kekayaan maka berbagilah dengan rezeki. Jika anda mendambakan kebahagiaan maka berikanlah kebahagiaan. Jika kita mendambakan cinta maka kita harus memberikan cinta.Karena dengan memberi kita akan menerima.berbagi memperkaya hidup kita.Berbagi  adalah hak isitimewa kita. ”Semakin banyak anda berbagi semakin anda akan menerima”

Ketika kita berbagi berarti kita akan menjadi manusia yang bermanfaat sedangkan bermnfaat adalah sebaik-baik manusia. ”Khoirunnas A’anfauhum linnas”. Dengan berbagi maka insya Allah rasa kepuasan yang tak ternilai  dalam diri itu akan hadir.
Berbagi itu indah ,berbagi itu berfaidah, dan berbagi itu berkah.


Hikmah berbagi
Ada 5 Hikmah yang menurut saya mampu mengilhami kita untuk berbagi:
1. Bebagi itu Mulia, Artinya: ketika kita berbagi kita akan mulia dihadapan Allah karena menolong sesama. Kemudia kita juga mulia dihadapan manusia karena kita mau untuk berbagi kepada mereka . Berbagi tidak hanya materi tapi berbagi bisa.

2. Berbagi adalah bersyukur,  Artinya: ketika kita punya potensi diri kemudian kita bisa untuk bermanfaat untuk orang lain itulah menunjukan kita mampu bersyukur atas nikmat yang Allah berikan kepada kita. Misalnya saya punya potensi diri untuk memberikan training motivasi. Maka insya Allah dengan saya mengisi training adalah cara saya mensyukuri nikmat Allah. Begitu pula kalau anda punya banyak harta dengan berbagi fakir dan miskin itulah bukti anda mampu bersyukur.

3. Berbagi itu Amanah, Artinya: Setiap harta yang kita miliki ada titipan Allah yang harus kita berikan kepada sesama manusia. Ingatlah sobat harta dan potensi diri akan dimintai pertanggung jawaban di hadapan Allah.

4. Berbagi itu Prestasi, Artinya: Seberapa kita mampu untuk berkorban untuk barbagi itu menunjukan prestasi kita dihadapan Allah.

5. Berbagi itu Investasi, Arinya: Ketika memberI maka itulah amal jariah yang menjadi investasi kita dan akan kita terima nanti diakhirat. Ketika anda menyumbangka.

 Semoga kita adalah Pribadi-pribadi yang senantiasa mempunyai rasa senang untuk berbagi.
"Hidup ini sekali, maka jadikanlah hidup yang sekali ini mempunyai arti tertinggi dan selalu berbuat kebaikan .”


Salah satu contoh berbagi yang sudah saya lakukan beserta teman-teman saya adalah berbagi masker dengan pengendara motor agar terhindar dari polusi. Karena kesehatan itu sangat penting, maka tujuan saya berbagi masker ini adalah untuk membantu para pengendara motor untuk terhindar dari polusi yang dapat merusak kesehatan mereka .



Senin, 02 November 2015

Makna saling menghormati, saling mengasihi 

Nama      : Triana Oktavia Dwi
Nim        : 15.0507
Dosen     : Gregorius Daru 


Bagi kita orang Muslim, hidup mengasihi adalah sebuah keharusan / sebuah perintah yang mau tidak mau harus kita lakukan. Tidak perduli karakter kita pendiam, periang, tegas, bahkan keras sekalipun, tetap kita  harus punya kasih. Bila dalam hidup kita orang Muslim, sama sekali tidak ada kasih, maka sudah dapat dipastikan bahwa kita bukan orang Muslim,hidup saling menghormati dan mengasihi sesama Muslim adalah suatu perilaku yang sangat mulia .apabila kita ingin di hormati ,maka kita harus menghormati orang lain terlebih dahulu.
 .
Apa itu kasih & bagaimana seseorang dikatakan sudah hidup di dalam kasih ? 

1.    Kasih itu sabar.

       Sikap sabar adalah sikap yang sangat efektif dalam penyelesaian berbagai persoalan. Sikap sabar bukanlah sikap lambat, tetapi sikap yang bijak, tahu kapan waktu yang tepat untuk berbicara, untuk menegur. Orang yang sabar tidak mudah terpicu oleh emosi. Mereka condong berpikiran jernih dalam penyelesaian setiap masalah. Orang yang sabar sesungguhnya adalah orang dapat mengasihi sesamanya, sekalipun sesamanya itu pernah mengecewakan dirinya.

2.    Kasih itu tidak mementingkan diri sendiri. 

       Bila kita memperhatikan urutan prioritas dari ajaran kasih Nabi Muhammad SAW. Beliau memberikan cinta kasihnya bukan hanya untuk keluarganya .Namun,Beliau memberikan cinta kasihnya kepada semua hamba-hambaNya .Nabi Muhammad SAW.tidak pernah membeda-bedakan hambaNya.

3.    Kasih itu tidak menyimpan kesalahan orang lain.

       Fakta menunjukkan bahwa otak kita memang lebih mudah merekam hal-hal yang bersifat negatif dari pada hal-hal yang bersifat positif. Hal positif yang dilakukan orang lain kepada kita seringkali kita lupakan tetapi sebaliknya hal-hal negatif sulit kita lupakan. Sedangkan Tuhan kita yang mahatahu semua kesalahan kita, di dalam kasihNya, Tuhan sengaja melupakan semua kesalahan kita. Maukah kita membuang semua kepahitan di hati kita ?

4.    Kasih itu menutupi segala sesuatu.

       Ketika ada orang yang bersalah, maka kasih berusaha untuk menjaga nama baik orang yang bersalah itu. Kasih tidak mau mencemarkan nama baik orang lain, kasih tidak mau mempermalukan orang. Di dalam kasih ada teguran yang bersifat pribadi, teguran di bawah 4 mata. Orang yang bersalah, dirangkul kembali, diterima apa adanya dan dituntun dalam jalan yang benar. Itulah kasih sejati.